- by M. Sultan
- Feb, 17, 2025 21:25
Didampingi sejumlah staf, politisi dari Partai Gerindra itu menyisir ruang-ruang pendaftaran, memeriksa sistem digital, dan berbincang langsung dengan panitia serta calon siswa yang sedang melakukan proses administrasi.
“Kita ingin pastikan bahwa semua tahapan PPDB berlangsung dengan tertib, adil, dan transparan. Tadi kita lihat, tinggal dua hari lagi menuju pengumuman hasil seleksi. Semoga berjalan mulus hingga selesai,” ujar Abdullah Taufik kepada awak media.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumsel 1 ini mengungkapkan bahwa meskipun sistem penerimaan sudah semakin modern, tetap saja masih ditemui sejumlah persoalan teknis yang dialami calon peserta didik.
“Beberapa siswa memang sempat menemui kendala, terutama saat mengisi formulir. Tapi ini jadi masukan penting untuk kita semua, supaya ke depan sistemnya bisa lebih ramah pengguna dan tidak menyulitkan,” ungkapnya.
Sidak ini pun mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Palembang, Moses Ahmad, menyambut baik perhatian yang diberikan oleh anggota DPRD tersebut. Menurutnya, kunjungan seperti ini bisa memberikan motivasi bagi panitia dan juga menjadi bentuk pengawasan yang konstruktif.
“Secara umum, proses PPDB di SMAN 1 Palembang berjalan lancar. Kalau ada kesalahan pengisian, siswa tidak perlu daftar ulang. Cukup edit data yang keliru. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi calon peserta didik,” jelas Moses.
Ia menjelaskan bahwa jalur zonasi di SMAN 1 Palembang hanya diperuntukkan bagi siswa yang tinggal di Kecamatan Ilir Barat I dan Ilir Barat II. Jika pendaftar berasal dari luar dua wilayah tersebut, maka sistem akan otomatis menolaknya.
“Setiap tahun kita menerima 432 siswa dalam 12 rombongan belajar. Selain jalur zonasi, ada juga jalur afirmasi, perpindahan orang tua, serta prestasi akademik dan non-akademik. Kami ingin menjangkau siswa dari berbagai latar belakang,” tambah Moses.
Dengan sistem yang semakin transparan dan dukungan dari berbagai pihak, harapan besar disematkan agar PPDB tahun ini berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kunjungan Abdullah Taufik menjadi simbol kepedulian dan kontrol publik terhadap akses pendidikan yang adil bagi semua anak bangsa.(Fdl)