- by 27DERAJAT.COM
- Mar, 09, 2025 22:33
Pernyataan itu disampaikan Herman Deru saat ditemui wartawan di Kantor Bank Sumsel Babel, Palembang. Dengan raut wajah terkejut, ia mengatakan baru mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan yang beredar dan belum mendapatkan laporan dari pihak terkait.
"Masak yang benar aja, saya syok baru tahu ini. Tidak tahu, tidak ada informasi sama sekali sampai sekarang," ujar Herman Deru saat dimintai tanggapan mengenai kabar tersebut.
Gubernur bahkan mengaku langsung mencari kepastian informasi itu dengan menghubungi Wakil Bupati Muara Enim yang saat itu berada di lokasi yang sama. Namun, menurut Herman Deru, wakil bupati tersebut juga mengaku belum memperoleh informasi mengenai operasi yang dilakukan KPK di wilayah Muara Enim.
"Saya konfirmasi ke Wakil Bupati Muara Enim, beliau juga tidak tahu," katanya sembari mengaku masih mencoba memahami perkembangan yang terjadi.
Kabar mengenai diamankannya Bupati Muara Enim mulai beredar luas sejak Minggu malam. Informasi yang berkembang menyebutkan tim KPK melakukan serangkaian kegiatan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial bahkan memperlihatkan ruang kerja bupati telah dipasangi segel oleh petugas KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi penindakan tertutup yang dilakukan tim KPK di wilayah Sumatera Selatan dan Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, tim mengamankan sejumlah pihak yang kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Dalam penyelidikan tertutup tim mengamankan 10 orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan," ujar Budi Prasetyo.
Menurutnya, dari total 10 orang yang diamankan, lima di antaranya berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk bupati. Sementara lima orang lainnya merupakan pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.
"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim salah satunya bupati dan lima orang lagi dari swasta," jelasnya.
Meski telah mengonfirmasi adanya operasi tersebut, KPK masih belum membuka identitas lengkap para pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara yang sedang diusut. Budi Prasetyo menegaskan bahwa tim penyidik masih bekerja di lapangan sehingga informasi lebih rinci akan disampaikan setelah proses awal selesai dilakukan.
Di sisi lain, sejumlah sumber menyebutkan tim KPK juga melakukan penyegelan di beberapa lokasi strategis di Muara Enim. Salah satu lokasi yang disebut telah dipasangi segel adalah rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Langkah tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa penyidik tengah menelusuri aliran informasi dan dokumen yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Perkembangan kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Sumatera Selatan. Publik kini menantikan keterangan resmi KPK mengenai kronologi lengkap operasi, barang bukti yang diamankan, serta status hukum para pihak yang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. Hingga Senin malam, proses penyelidikan dan pemeriksaan masih terus berlangsung.(Bnu/berbagaisumber)