Monday, May 18, 2026

Reses DPRD Sumsel Dapil I Disambut Antusias, Warga Gandus dan 24 Ilir Keluhkan Banjir hingga Jalan Rusak


Reses anggota DPRD Sumsel Dapil 1 Palembang

PALEMBANG – Kegiatan reses anggota DPRD Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) I pada Sabtu, 14 Februari 2026, berlangsung penuh antusias dan harapan. Ratusan warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari drainase yang tidak berfungsi, jalan lingkungan yang rusak, hingga persoalan bantuan pendidikan.

Reses digelar di dua titik, yakni Pasar RDH Grand Citra Mandiri, Kelurahan Gandus (Talang Kepuh), serta di Gang Danau, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil. Enam anggota DPRD lintas fraksi hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Abdullah Taufik, SE, MM (Gerindra), Aryuda Perdana Kesuma, S.Sos (Golkar), Muhamad Toha, S.Ag (PKS), Ir. Romiana Hidayati (PDIP), H. Chairul S Matdiah, MH (Demokrat), dan Firmansyah Hakim, SH (NasDem).


Di wilayah Talang Kepuh, Kelurahan Gandus, persoalan banjir akibat buruknya sistem drainase menjadi keluhan utama warga. Saat hujan turun, air kerap menggenang karena saluran yang sempit dan tersumbat, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat bahkan berpotensi merusak rumah.

Selain drainase, warga juga mengusulkan pembangunan jalan setapak di beberapa titik permukiman. Kondisi jalan tanah yang becek saat hujan dinilai menyulitkan mobilitas, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga lanjut usia. “Kami berharap ada pembangunan drainase dan jalan lingkungan. Kalau hujan, air tergenang dan jalan menjadi licin serta sulit dilalui,” ungkap salah seorang warga dalam dialog bersama anggota dewan.

Sementara itu, pada lokasi reses kedua di Gang Danau, 24 Ilir, masalah infrastruktur kembali mendominasi aspirasi masyarakat. Ketua RT 12 Kelurahan Cinde Welang, Edi Susila, menyampaikan adanya saluran drainase yang tidak berfungsi atau “got buntu” di Jalan Pangeran, Gang Danau, RT 11, yang kerap menyebabkan genangan air. Warga lainnya, melalui Uswadi, juga mengusulkan agar jalan lingkungan segera dilakukan pengecoran. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga, terutama saat musim hujan.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, anggota DPRD Sumsel H. Chairul S Matdiah menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian serius dan dibawa dalam pembahasan program pembangunan daerah. “Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Aryuda Perdana Kesuma yang menilai persoalan infrastruktur lingkungan seperti drainase dan jalan merupakan kebutuhan dasar yang harus segera mendapat penanganan. Menurutnya, perbaikan infrastruktur kecil di lingkungan justru berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat.

Selain persoalan fisik, warga juga menyampaikan masalah sosial, khususnya terkait Program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Seorang warga bernama Ani mengungkapkan bahwa masih banyak keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang kesulitan memenuhi persyaratan administrasi untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut.


Menanggapi hal itu, para anggota dewan menyatakan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar penyaluran bantuan pendidikan dapat lebih tepat sasaran dan tidak menyulitkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Reses berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan penuh keakraban. Warga tampak aktif menyampaikan berbagai usulan, sementara anggota dewan memberikan penjelasan terkait mekanisme pengajuan hingga proses penganggaran.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi benar-benar menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah. Aspirasi yang terkumpul akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan ke depan. Di akhir kegiatan, masyarakat berharap hasil reses tidak berhenti pada pencatatan semata, melainkan dapat segera ditindaklanjuti, terutama untuk perbaikan drainase dan jalan lingkungan yang dinilai sangat mendesak.

Dengan dialog langsung seperti ini, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.(adv)

author

27DERAJAT.COM

Reses DPRD Sumsel Dapil I Disambut Antusias, Warga Gandus dan 24 Ilir Keluhkan Banjir hingga Jalan Rusak

Please Login to comment in the post!

you may also like