- by M. Sultan
- Feb, 17, 2025 21:25
Sejumlah warga mengaku demam datang mendadak, bahkan setelah beraktivitas seperti biasa. Sebagian hanya mengalami demam ringan, namun tidak sedikit yang harus beristirahat beberapa hari karena kondisi tubuh melemah. Puskesmas dan klinik kesehatan pun mencatat adanya peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan serupa.
Kepala salah satu fasilitas layanan kesehatan di Palembang menyebutkan, meningkatnya kasus demam saat ini berkaitan erat dengan perubahan cuaca ekstrem. Pola hujan yang tidak menentu, panas terik di siang hari lalu hujan lebat di sore atau malam hari, membuat daya tahan tubuh masyarakat menurun.
“Peralihan cuaca dari panas ke hujan yang cepat membuat tubuh tidak sempat beradaptasi. Ini memicu infeksi virus, terutama virus flu dan infeksi saluran pernapasan atas yang gejalanya sering diawali dengan demam,” ujar tenaga kesehatan setempat.
Selain faktor cuaca, peningkatan aktivitas dan kelelahan juga menjadi penyebab banyaknya warga jatuh sakit. Jadwal kerja yang padat, kurang istirahat, serta pola makan yang tidak seimbang membuat sistem imun melemah, sehingga tubuh lebih mudah terserang virus dan bakteri.
Faktor lingkungan juga ikut berperan. Genangan air akibat hujan meningkatkan risiko berkembangnya nyamuk, yang berpotensi menyebabkan penyakit seperti demam berdarah. Meski tidak semua demam mengarah ke DBD, masyarakat diminta tetap waspada apabila demam berlangsung lebih dari dua hari, disertai nyeri sendi, sakit kepala hebat, atau muncul bintik merah.
Tenaga medis juga mengingatkan bahwa demam saat ini tidak selalu berkaitan dengan penyakit berat, namun tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan dini sangat dianjurkan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit penyerta.
Untuk mencegah penyebaran dan mempercepat pemulihan, masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menjaga kebersihan lingkungan. Penggunaan masker juga disarankan bagi warga yang sedang flu atau demam agar tidak menularkan ke orang lain.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila demam tidak turun dalam dua hingga tiga hari, atau disertai gejala berat. Kewaspadaan dan kesadaran sejak dini dinilai menjadi kunci untuk menekan lonjakan kasus demam di tengah perubahan cuaca yang masih berlangsung.(DIL/REL)