- by nain
- Oct, 13, 2025 00:00
PALEMBANG — Seorang perempuan di Palembang menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di siang bolong. Peristiwa itu terjadi di Jalan R. Dentjik Ashari, Kelurahan Alang-Alang Lebar, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Selasa (7/10) pagi. Korban, Teti Yusita (48), warga Perumahan Griya Interbis Indah, Talang Kelapa, mengalami luka bacok di lengan kiri setelah mencoba mempertahankan sepeda motor miliknya.
Insiden tersebut terjadi ketika Teti hendak membuka warung manisan di kawasan Pasar KM 5. Ia melintas menggunakan Honda Beat yang baru dicicil empat bulan. Menurut penuturannya, dua pria tak dikenal membuntutinya sejak keluar dari perumahan.
“Awalnya saya kira mereka hanya warga yang melintas juga. Tapi tiba-tiba mereka memepet dan menyuruh saya berhenti,” kata Teti saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/10).
Saat menyadari situasi berbahaya, Teti berupaya mencabut kunci motornya agar tidak dirampas pelaku. Namun, salah satu dari dua orang tersebut langsung menebas tangannya dengan parang panjang, sementara seorang lainnya mengancam dengan celurit.
“Pelaku langsung ambil motor saya dan kabur,” ujar Teti yang sempat berteriak meminta pertolongan. Beberapa warga yang mendengar teriakan keluar membantu korban, lalu membawanya ke rumah sakit terdekat sebelum melapor ke Polsek Sukarami.
Kepala Kepolisian Sektor Sukarami, Kompol Alex Andryan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menurunkan tim gabungan bersama Satreskrim Polrestabes Palembang untuk menyelidiki kasus itu.
“Kami sudah menerima laporan korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim sedang memburu para pelaku,” ujar Alex saat dikonfirmasi, Rabu (8/10).
Peristiwa itu sempat direkam oleh warga sekitar dan beredar di media sosial. Dalam video berdurasi singkat itu terlihat korban sempat melawan sebelum akhirnya tersungkur di pinggir jalan.
Aksi pembegalan di jalur tersebut disebut warga bukan kali pertama terjadi. Jalan R. Dentjik Ashari yang menghubungkan kawasan Sukarno Hatta dengan Talang Kelapa memang dikenal cukup lengang di beberapa titik, terutama pada pagi menjelang siang.
Warga sekitar berharap aparat kepolisian memperketat patroli di kawasan tersebut. “Sudah beberapa kali kejadian pembegalan di sekitar sini, terutama kalau jalan lagi sepi,” ujar Rudi, warga Alang-Alang Lebar, yang ditemui di lokasi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV dari sejumlah rumah dan toko di sekitar lokasi kejadian.
Kasus pembegalan di Palembang dalam sebulan terakhir meningkat di beberapa wilayah pinggiran kota. Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur sepi dan meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengendara yang melintas sendirian di siang maupun malam hari.(Zul)