Saturday, Jun 13, 2026

Pemprov Sumsel Apresiasi Kegiatan Literasi Keuangan Syariah Kepada Wirausaha Muslimah Inisiasi OJK Sumsel


Foto Bareng Bersama Stakeholder Yang Hadir

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perpustakaan (Dispustaka) Provinsi Sumsel mengapresiasi kegiatan Literasi Keuangan Syariah ‘Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah’ (SICANTIKS) yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel, Rabu (11/3).

Dalam sambutannya, Kepala Dispustaka Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos., M.Si mengatakan, atas nama Pemprov Sumsel kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Provinsi Sumsel atas komitmen dan inisiatifnya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan masyarakat, khususnya kepada para wirausaha muslimah yang memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Sebagaimana dipahami bersama, literasi saat ini tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami serta mengelola berbagai aspek kehidupan, termasuk literasi keuangan. “Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan ekonomi secara bijak, terencana, serta sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” tutur Fitriana.


Dikatakan, Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya memperkuat gerakan literasi di masyarakat. Salah satunya melalui Festival Literasi Sumatera Selatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020, sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan kolaborasi masyarakat dalam membangun budaya literasi, juga peran besar Duta Literasi Sumatera Selatan, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M, yang terus mengembangkan inovasi serta memperluas jangkauan kegiatan literasi di Sumatera Selatan.

Festival Literasi yang terakhir dilaksanakan pada 6–8 November 2025 di Asrama Haji Palembang menghadirkan berbagai kegiatan literasi, mulai dari lomba literasi baca tulis, literasi digital, literasi budaya, hingga literasi numerasi yang diikuti ratusan peserta dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Antusiasme masyarakat tersebut menunjukkan bahwa gerakan literasi telah tumbuh menjadi gerakan bersama di Sumatera Selatan, bahkan telah diadopsi oleh beberapa kabupaten dan kota.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir semakin banyak wirausaha muslimah yang cakap mengelola keuangan, tangguh mengembangkan usaha, serta menjadi agen literasi di masyarakat. Sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung Program Sumsel Religius Ber-Ekonomi Syariah, serta visi pembangunan daerah yaitu “Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua.” tukas Fitriana.


Senada, Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, dalam sambutannya menyampaikan OJK Sumsel Dorong UMKM Naik Kelas, Perempuan Jadi Penggerak Utama agar mampu naik kelas dan memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

Ketua OJK Sumsel, Arifin, mengatakan peran perempuan sangat besar dalam menggerakkan sektor UMKM di daerah ini. Berdasarkan data OJK, sekitar 90 persen pelaku UMKM didominasi oleh perempuan. “Jumlah UMKM di Sumatera Selatan dan Palembang Raya hampir mencapai 1,6 juta unit usaha, dengan sekitar 240 ribu berada di Kota Palembang,” ujarnya.

Meski jumlahnya terus bertambah, Arifin menilai banyak UMKM yang masih belum mampu berkembang ke level yang lebih tinggi. Karena itu OJK terus mendorong pelaku usaha agar meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan, serta memanfaatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.


Ia juga menilai produk kuliner khas Palembang seperti pempek, tekwan, hingga pindang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan jika dikemas secara inovatif. Selain itu, OJK mengajak pelaku UMKM untuk terhubung dengan lembaga keuangan formal agar lebih mudah mendapatkan akses permodalan dan pembinaan usaha.

Di sisi lain, Arifin memastikan kondisi sektor jasa keuangan di Sumatera Selatan tetap aman dan stabil meski di tengah dinamika ekonomi global. “Tidak ada indikasi penarikan dana besar-besaran di perbankan. Aktivitas transaksi menjelang Lebaran memang meningkat, namun itu masih dalam kondisi normal,” tegasnya. (*)

author

27DERAJAT.COM

Pemprov Sumsel Apresiasi Kegiatan Literasi Keuangan Syariah Kepada Wirausaha Muslimah Inisiasi OJK Sumsel

Please Login to comment in the post!

you may also like