- by nain
- Oct, 08, 2025 00:00
Diduga Dianiaya, Pria di Banyuasin Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk
BANYUASIN – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Keluarga Korban menduga, korban meninggal di aniaya sebelum dinyatakan meninggal dunia di lokasi perkebunan kelapa sawit.
Jumat (13/2) sekitar pukul 15.00 WIB, saudara kandung korban Ginanjar di Dampingi Lembaga Bantuan Hukum Bima Sakti, mendatangi Polda Sumsel melaporkan secara resmi kejadian tersebut.
Dari keterangan Ginanjar, korban tak lain adik kandungnya, memang alami depresi akibat kecelakaan yang dulu sempat korban alami di bagian kepala. Korban dinyatakan hilang sejak Senin (9/2) siang.
Lalu Rabu (11/2/2026). Keluarga mendapat informasi dari pihak security dan humat PT Mar jika korban ditemukan dilokasi perkebunan kelapa sawit. "Selang tujuh menit dapat informasi dari pihak perusahaan itu, mereka menelpon lagi dan mengabarkan jika adik saya itu sudah meninggal dunia," katanya.
Merasa janggal dengan informasi itu,Ginanjar beserta keluarga lainnya mengikuti ke lokasi dan kembali menghubungi pihak perusahaan. Ternyata jenazah adiknya tersebut dititipkan di salah satu masjid dan sudah dimasukkan ke dalam keranda jenazah.
Setelah menolong korban, jenazah korban lalu dimandikan di kediaman duka. Pihak keluarga sontak tak percaya dengan kondisi tubuh korban yang alami banyak memar. keluarga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka tusuk di kaki kanan dan bagian dengkul, luka lebam di bagian belakang kepala, serta patah di tangan kiri.
"Kami meyakini adik saya ini sebelum meninggal dianiaya terlebih dahulu. Jadi kami melapor ke Polda Sumsel untuk minta di usut soal kematian adik kami ini," jelasnya.
Sementara itu, kuasa hukum korban dari Lembaga bantuan Hukum Bima Sakti Palembang l, melalui Novel Suwa dan Conie Pania Putri, menyatakan.
Laporan keluarga korban sudah diterima di Polda Sumsel dengan nomor laporan LP/B/234/II/2026/SPKT/Polda Sumsel.
"Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus yang mengakibatkan kematian ini. Karena korban ini alami depresi dan tidak ada potensi melakukan hal berbau kriminal, ini murni menyebarkan berat," tegas Novel.(Zul)