- by nain
- Oct, 08, 2025 00:00
MURATARA — Korban selamat kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.
Korban diketahui bernama M Tahrul Hubaidi (30), warga Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Informasi tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, Tasman Majid. Tahrul sebelumnya merupakan salah satu penumpang yang berhasil menyelamatkan diri saat kecelakaan tragis antara Bus ALS dan mobil tangki BBM terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalinsum Muratara.
Meski berhasil keluar dari kobaran api, korban mengalami luka bakar yang sangat serius hingga mencapai 90 persen di sekujur tubuhnya.
Berdasarkan laporan resmi Polres Muratara, korban langsung dievakuasi ke RSUD Rupit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sekitar pukul 17.00 WIB di hari kejadian, korban dipindahkan ke ruang ICU untuk menjalani perawatan lanjutan.
Namun kondisi korban terus menurun selama dua hari menjalani perawatan. Hingga akhirnya pada Jumat (8/5/2026) pukul 11.55 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dalam hasil pemeriksaan terakhir tim medis, korban tercatat memiliki tekanan darah 100/60 mmHg, denyut jantung 82 kali per menit, laju pernapasan 24 kali per menit dengan bantuan ventilator, suhu tubuh 36,3 derajat celcius, serta saturasi oksigen hanya 65 persen.
“Korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan selama perawatan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, Tasman Majid, membenarkan adanya informasi meninggalnya korban selamat kecelakaan Bus ALS tersebut.
"Iya betul, korban merupakan salah satu penumpang selamat yang sebelumnya dirawat intensif di RSUD Rupit. Korban juga sudah teridentifikasi dan pihak keluarganya saat ini sudah berada di rumah sakit," ujar Tasman Majid saat dikonfirmasi.
Menurut Tasman, karena identitas korban telah dipastikan dan keluarga telah menunggu di RSUD Rupit, maka kemungkinan jenazah akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Jawa Tengah.
“Karena korban sudah bisa diidentifikasi dan ada pihak keluarga yang menunggu, kemungkinan jenazah bisa langsung diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan,” tambahnya.
Saat ini pihak Sidokkes Polres Muratara juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit terkait proses administrasi dan pemulangan jenazah korban.
Sebelumnya, kecelakaan maut Bus ALS di Jalinsum Muratara menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia setelah bus dan mobil tangki BBM terbakar hebat usai tabrakan. Sebagian besar korban meninggal dalam kondisi hangus terbakar dan masih menjalani proses identifikasi Tim DVI Polda Sumsel dan Mabes Polri.( Zul)