- by 27DERAJAT.COM
- May, 16, 2025 01:16
PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, memastikan progres perbaikan jalan nasional Palembang–Betong terus berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan pemerintah pusat telah merespons usulan pembangunan tersebut, dan proses anggaran tengah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurut Herman Deru, Sabtu siang (1/11) usai pertemuan dengan managemen Sriwijaya FC, secara teknis tidak ada hambatan dalam pelaksanaan proyek, hanya saja mekanisme keuangan negara tidak bisa dilakukan secara instan. “Kalau jalan itu tentu ranahnya Kementerian PU. Sudah direspons, tapi pendanaan negara ini kan enggak bisa seperti colok ATM. Harus dianggarkan dan harus melalui proses tender,” ujarnya.
Jalan yang mengalami kerusakan pada beberapa titik itu disebutkan memiliki panjang kurang lebih 14 kilometer yang akan ditangani secara bertahap. Gubernur menyebut perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan akan mulai dilaksanakan pada awal tahun. “Insya Allah dari awal tahun ini sudah jalan. Ada titik-titik bleeding yang akan diperbaiki, terutama spot–spot terparah sepanjang 14 km,” jelasnya.
Ia meminta masyarakat bersabar dan memahami tahapan pekerjaan agar hasil pembangunan lebih maksimal dan tahan lama. Selain jalan nasional Palembang–Betung, Herman Deru juga menyinggung kesiapan infrastruktur jelang arus mudik Lebaran mendatang. Pemerintah memastikan seluruh jaringan jalan, baik nasional maupun daerah, akan berada dalam kondisi optimal demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat. “Jadi Lebaran ini nanti para pemudik enggak terganggu, termasuk jika melalui jalan kita sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya Gubernur Herman Deru, langsung mengambil langkah konkret agar jalur tersebut segera diperbaiki. Ruas sepanjang 14 kilometer itu sudah lama menuai perhatian serius masyarakat. Jalan yang tampak mulus namun sebenarnya bergelombang dan licin kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Melihat kenyataan itu, Herman Deru bergerak cepat. Ia menginstruksikan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel menyurati Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Tak berhenti di situ, ia juga langsung menelepon Dirjen untuk memastikan percepatan penanganan jalan nasional ini.
“Keselamatan jiwa masyarakat harus diutamakan. Karena itu saya turun langsung, bahkan menandatangani sendiri surat percepatannya,” ujar Herman Deru.
Menurut Gubernur, keberadaan jalan Palembang–Betung sangat penting, terutama sebelum jalan tol beroperasi penuh. Jalan ini menjadi nadi utama mobilitas masyarakat serta jalur pengangkutan logistik.
Kerusakan berupa bleeding aspal dan gelombang permukaan menyebabkan jalan terasa licin dan berbahaya. Kondisi tersebut diperparah oleh lalu lintas padat dan kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari.
Masyarakat pun mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan Gubernur. Banyak warga mengaku lega karena suara mereka melalui media dan media sosial akhirnya mendapat respons nyata.
Tak hanya fokus pada ruas Palembang–Betung, Herman Deru juga menyoroti pentingnya mempercepat pembangunan jalan Sekayu–Muara Beliti. Ia menegaskan kedua jalur itu sama-sama vital bagi konektivitas Sumsel. “Pemerintah pusat harus segera bergerak, jangan sampai kecelakaan terus berulang,” imbuhnya.(fdl)