- by 27DERAJAT.COM
- Mar, 21, 2025 03:13
PALEMBANG – Komitmen memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di Sumatera Selatan terus ditingkatkan. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Audiensi dan Rapat Program Kerja Forum Anak Provinsi Sumatera Selatan periode 2025–2027 yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumsel, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Tumbuh Kembang Anak Yunedi Mukal, S.H., M.AP., bersama para kepala bidang, Kepala UPTD PPA, para kasi, serta staf di lingkungan Dinas PPPA Provinsi Sumsel.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PPPA Kabupaten/Kota, para pendamping Forum Anak, serta pengurus dan anggota Forum Anak dari 16 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Kehadiran mereka menjadi bukti keseriusan dalam membangun sinergi lintas daerah guna memperkuat peran anak dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Muhammad Zaki Aslam menegaskan bahwa Forum Anak memiliki posisi strategis sebagai wadah partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, Forum Anak yang telah dilantik pada tahun 2025 diharapkan mampu menyusun program kerja yang terarah dan berdampak nyata selama dua tahun ke depan.
Ia menekankan bahwa pengurus dan anggota Forum Anak memiliki peran penting sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam upaya pemenuhan hak-hak anak. Sebagai pelopor, mereka diharapkan mampu menjadi contoh dan agen perubahan di lingkungan masing-masing. Sementara sebagai pelapor, mereka dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi anak, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial.
Dalam forum diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta membahas berbagai rencana program kerja yang berfokus pada isu-isu aktual anak, seperti pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), kesehatan mental, literasi digital, hingga peningkatan partisipasi anak dalam kegiatan sosial dan pendidikan.
Forum Anak juga didorong untuk lebih berani menyuarakan aspirasi serta aktif mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka. Melalui pendekatan partisipatif, diharapkan anak tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang terlibat dalam merumuskan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Forum Anak tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap program yang dirancang dapat berjalan selaras dan memberikan dampak yang lebih luas.
Ke depan, Forum Anak diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Bahkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan, target besar menuju Provinsi Layak Anak (PROVILA) diharapkan dapat segera tercapai.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Forum Anak Sumatera Selatan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan hak, perlindungan, dan kesejahteraan anak demi terwujudnya lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.(*)